Selasa, 10 April 2012

Pintu 7

Ini (Dalam)Diam AKU Berkata-Kata tentang pintu-pintu lapisan di Pembuka Kitab.......

Selamat menikmati perjalanan spiritual dari pintu 1 sampai ke pintu 7

Hijab 1 Niat (Ayat 1)



Bismillaah, arrahmaan, arrahiim (Bismillaahirrahmaanirrahiim)
(Dengan nama Allaah, Maha Pengasih, Maha Penyayang) 

Niat harus tulus karena Niat segala pangkal Ibadah, Muamalah dan Ilmu. 

Kenapa Niat??? karena "Dengan Nama/Asma' ALLAH" berarti komitmen kita terhadap segala hal adalah untuk 1 tujuan ALLAH Robbul'alamiin. 

Kenapa Tulus??? karena di dalam "rasa" Tulus ada "rasa" Kasih dan Sayang hanya kepada-NYA....

Hijab 2 Pujian (Ayat 2)



Alhamdulillaah, Rabbil 'aalamiin
(Segala puji hanya milik Allaah, Rabb semesta 'alam) 

Manusia senang dipuji bila mempunyai kelebihan atas yg lain dan memuji bila menginginkan sesuatu.... Namun itu semua memalingkan kita dari yang seharusnya kita puja dan puji secara terus-menerus dalam batin... bukan hanya qouli/kata saja tetapi batinnya memuji DIA Yang Maha Agung....

Hijab 3 Cinta (Ayat 3)


Arrahmaan, Arrahiim
(Maha Pengasih, Maha Penyayang)

Kasih Sayang terlebur dalam Cinta.... namun sering berpaling pada Dunia, Langit-NYA, Akherat-NYA dan makhluk-NYA.... Cintailah DIA setelus hati.... Jangan dipaksakan... Biarkan DIA menyentuh Cinta kita melalui perbuatan-NYA di kehidupan kita....

Hijab 4 Kuasa (Ayat 4)



Maaliki, yaumiddiin
(Penguasa, Hari Pembalasan/Hari Tempat Kembali) 

Kuasa itulah "rasa" manusia yg terikat oleh dunia.... namun ketika "rasa" itu dikembalikan kepada-NYA karena "rasa" Kuasa itu hanya milik-NYA sedang kita hanya wayang bukan dalang.... biarkan "rasa" Kuasa-NYA menyelimuti hidup kita.... 

Hijab 5 Penggantungan Diri (Ayat 5)


Iyyaaka, na'budu, wa iyyaaka, nasta'iin
(KepadaMulah, kami menyembah, dan kepadaMulah, kami mohon pertolongan) 

Penggantungan diri kita sering kita gantungkan pada milik-NYA.... bukan pada DIA.... sehingga yang menggerakkan kita bukan AKU tetapi aku/nafsu/ke-aku-an.... jika penggantungan diri ini sudah kita pasrahkan... Maka Fa Insya Alloh pertolongan-NYA akan datang dalam kehidupan kita....

Hijab 6 Petunjuk (Ayat 6)



Ihdina, asshiraathal, mustaqiim ---> berharaplah dengan penuh harap ketika membacanya.
(Tunjuki kami, jalan, golongan orang-orang yang lurus) 

Petunjuk menuju jalan yang lurus ini sering kita lupakan.... sedang petunjuk-NYA ada pada hal-hal baik yang kasar maupun yang halus dan datang pada kita baik disengaja maupun tak terduga itulah petunjuk-NYA...

karena mereka semua digerakkan oleh Dalang untuk menunjukkan jalan pada kita....

Hijab 7 Nikmat (Ayat 7)


Shiraath, alladziina, an'am, ta 'alayhim
(Jalan, yang, telah Engkau beri ni'mat, kepada mereka)
Ghayril maghduubi 'alaihim, wa laddhaaaalliiin.
(Bukan/Selain, (jalan) orang-orang yang telah Engkau murkai, dan bukan (jalan) orang-orang yang sesat)

Rasa Nikmat ini mencakup t(sensor)t/baitul muqoddas, hati/baitul muharrom, pikiran/baitul makmur. Apapun "rasa" diketiga tempat itu mari kita "nikmati".... plus maupun minus mari kita nikmati... karena menuju yang 1 diperlukan "rasa" Nikmat, tanpa keluh kesah dan mengeluh.... Mengapa???? karena pahit getir manis lezat sentuhan-NYA terasa Nikmat.... Agar kita tidak menjadi yang dimurkai karena tidak butuh DIA dan yang disesatkan karena mengaku sebagai AKU padahal nafs-nya sendiri yang mengaku-aku sebagai AKU.....


Semoga Bermanfaat....... Hanya menyampaikan amanah dan tidak mengharapkan terima KASIH :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar